Konsep Dasar Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial
Konsep dasar manusia sebagai makhluk individu dan sosial bertindak dan bersikap berdasarkan tata nilai dan prinsip-prinsip moral yang fundamental. Konsep ini memberikan pemahaman bahwa manusia dalam menjalankan kehidupannya terikat oleh sejumlah aturan, pada poin ini manusia sesungguhnya memiliki kedudukan yang istimewa. Pertanyaannya, jelaskan mengapa demikian? Jelaskan pula kedudukan moral kesusilaan (akhlak ) dalam mengatur kehidupan manusia.
Manusia dengan sejumlah aturan bukan hal yang dapat dipisahkan, karena manusia itu sendiri selalu mebutuhkan batasan untuk menjalankan kehidupannya yaitu dengan aturan-aturan tersebut, dan manusia memiliki kedudukan istimewa dikarenakan manusia adalah ciptaan ALLAH SWT yang sempurna yang mempunyai akal serta pikiran yang dapat membedakan manusia dengan makhluk lain, dengan akal serta pikiran tersebut manusia dapat mengatur kehidupannya dengan aturan yang ia buat sendiri ataupun aturan dari pihak lain, aturan tersebut dibentuk dan dijalankan sesuai dengan norma yang ada agar menjadi lebih baik dan menjadi manusia yang disiplin, dan dengan adanya aturan tersebut manusia menjadi terkendali karena memiliki batasan untuk bertingkah laku .
Dengan adanya aturan dalam kehidupan manusia maka akan mengurangi pertentangan atau konflik dalam interaksi antar sesama manusia pada kehidupan masyarakat, dan aturan itu sendiri diciptakan atau dibentuk agar manusia dapat menjalankan haknya tanpa mengurangi atau menggagu hak orang lain, seperti contoh pada kehidupan sehari-hari pada saat kita berjalan-jalan atau berkendara dijalan, pengendara kendaraan memiliki hak untuk melintas dan para pejalan kaki memiliki hak untuk menyebrang, apabila tanpa aturan lalu lintas maka akan terjadi kecelakaan karena keduanya saling berebut menggunakan jalan, karena itu maka terciptalah aturan lalu lintas seperti zebra cross dan lampu merah agar terjadi ketertiban dan mencegah terjadinya konflik.
Dan norma kesusilaan itu sendiri merupakan cara manusia berperilaku atau berakhlak secara umum yang berasal dari hati nurani yang dipraktikkan berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan, pada norma kesusilaan tidak terdapat sanksi seperti pada norma hukum, tetapi bagi yang melanggar norma kesusilaan akan tetap mendapatkan sanksi dimana sifatnya secara individual seperti rasa malu, perasaan menyesal, dan pengucilan dalam masyarakat, bahkab dapat dipenjara.
Norma kesusilaan juga disebut dengan norma moral sehingga orang yang melanggar kesusilaan dijuluki sebagai orang yang tidak bermoral, moral kesusilaan mengatur pada kehidupan manusia seperti agar terciptanya keharmonisan suatu ikatan hubungan antar manusia dapat terwujud dengan baik, dan juga untuk mengatur pribadi masing-masing agar dapat membedakan hal-hal yang bersifat baik dan bersifat buruk sehingga dalam kehidupan bermasyarakat dapat tercipta lingkungan yang nyaman dan penuh dengan disiplin yang bermoral.
Norma kesusilaan juga bisa mengatur atau menjadi petunjuk dalam kehidupan manusia tentang bagaimana bersikap serta bertingkah laku, seperti contoh yang dapat kita lalukan sehari-hari misalnya seperti jujur dalam berperilaku ataupun bersikap, ringan, meminta maaf, berpakaian yang sesuai atau sopan sesuai dengan tempat dan kondisi , menghormati atau menghargai sesama, tidak mengambil yang bukan hak kita, berbicara hal- yang baik, meminta maaf saat melakukan kesalahan , berterima kasih, tolong menolong, tidak menfitnah, tidak berzina dan lain sebagainya.


Mantap
BalasHapus