RESENSI BUKU ILMU PENDIDIKAN ISLAM DR. ZAKIAH DARAJAT, DKK.



Nama                           : Alif Purniawan
NIM                            : 2019010401
Prodi/Smt                    : PAI (B Induk)/2

RESENSI BUKU ILMU PENDIDIKAN ISLAM
A.   

IDENTITAS BUKU
Judul buku                  : Ilmu Pendidikan Islam
Penulis                         : Dr. Zakiah Darajat, dkk.
Penerbit                       : PT. Bumi Aksara
Cetakan                       : Edisi 1, Cetakan ke 11, 2014
Jumlah halaman          : 152
B.     SINOPSIS BUKU
Buku yang berjudul Ilmu Pendidikan Islam ini merupan buku yang di karang oleh Dr. Zakiah Daradjat, dkk., yang didalamnya membahas objek kajian tentang ilmu pendidikan Islam tidak terlepas dari manusia dalam pandangan Islam. Manusia dengan segala potensi yaitu manusia unggul atau manusia yang tidak berguna. Buku ini mengarahkan bagaimana pendidikan Islam yang dikehendaki Allah sehingga dapat menjadi acuan bagi umat Islam yang peduli dengan pendidikan. bagi mahasisa jurusan tarbiah, buku ini memberikan pedoman tentang seluk-beluk pendidikaan islam berkaitan dengan landasan, tujuan, tanggung jaab, keterbatasan, lingkungan, dan implikasinya.


C.    ISI RESENSI
Pada buku edisi pertama cetakan ke sebelas yang ditulis oleh Dr. Zakiah Darajat,dkk. ini berjudul Ilmu Pendidikan Islam, yang di dalamnya terdapat 8 bab, dengan rincian :
Bab 1   : Pendahuluan
Bab 2   : Landasan Pendidikan Islam
Bab 3   : Pengertian Pendidikan Islam
Bab 4   : Tujuan Pendidikan Islam
Bab 5   : Tanggung Jawab Pendidikan Dalam Islam
Bab 6   : Kemungkinan Dan Keterbatasan Pendidikan
Bab 7   : Lingkungan Pendidikan
Bab 8   : Implikasi
            Adapun ringkasan dalam setiap babnya adalah sebagai berikut        :
            Bab 1   : Dalam bab ini dijelaskan tentang pandangan islam terhadap manusia, manusa tidaklah makhluk yang ada dengan sendirinya namun Allah yang menciptakannya untuk mengabdi kepada-Nya. Manusia sebagi makhlk yang mulia, karena memiliki akal dan pikiran,  ilmu pengetahun serta kebudayaan. Manusia sebagai khalifah di bumi, hal ini dijelaskan pada Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 30. Manusia sebagai makhluk paedagogik, ini menjelaskan bahwa manusia terlahir membawa potensi yang dapat dididik serta mendidik, potensi itu akan terus berubah seiring berjalannya waktu dengan bimbingan orang sekitar serta pendidikan. Pendidikan Islam berarti pembentukan pribadi muslim, isi pribadi muslim itu adalah pengamalan sepenuhnya ajaran Allah dan Rosul-Nya.
Bab 2   : Landasan pendidikan islam, untuk mencapai sebuah usaha maka hal harus dilakukan adalah berusaha, namun dalm usaha tersebut harus mempunyai landasan yang terdiri Al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad SAW yang dapat dikembangkan dengan itjihad, al maslahah al mursalah, istihsan, qiyas dan sebagainya.
Bab 3   : Pendidikan dalam bahasa arabnya adalah Tarbiyyah, pengajaran dalam bahasa Arabnya adalah Ta’liim. Pengajar dan pendidikan dalam bahasa arabnya tarbiyyah dan ta’liim sedanagkan pendidikan islam dalam bahasa arabnya adalah Tarbiyyah Islamiyyah.
 Pendidikan adalah Suatu tindakan yang dilakukan dalam membentuk manusia untuk merubah sikap dan tingkah lakunya sesuai dengan ajaran agama islam dengan kata lain pembentukan kepribadiaan muslim, pendidikan islam tidak bersifat teori saja tetapi juga bersifat praktis di dalamnya terdapat iman dan amal shaleh yang tidak bisa di pisahkan, itu semua guna menuju kesejahteraan hidup per orangan dan bersama.
Bab 4   : Tujuan pendidikan Islam, tujuan ialah suatu yang diharapkan setelah usaha atau kegiatan selesai. Dalam dunia pendikan memliki 4 tujuan yaitu tujuan umum, akhir, semetara dan operasional. Tujuan umum ialah tujuan yang akan dicapai dengan semua kegiatan pendidikan, baik dengan cara pengajaran atau dengan cara lain yang meliputi sikap, tingkah laku, penampilan, kebiasaan dan pandangan. Tujuan akhir, pendidikan Islam itu berlangsung seumur hidup untuk menumbuhkan, memupuk, mengembangkan, memlihara dan mempertahankan, tujuan ini berbentuk ihsan kamil dengan pola takwa. Tujuan sementara, tujuan sementara ini ialah  tutjuan yang kan dicapi  setelah anak didik diberi sejumlah pengalaman tertentu yang direncanakan dalam suatu kurikulum pendidikan formal. Tujuan ini selalu berubah ubah sesuai dengan jenjang pendiidkan yang ia tempuh. Tujuan operasional, Tujuaan yang menuntut peserta didik untuk mencapai kemampuaan dan keterampilan tertentu, sebagai contohnya seseorang dapat berbuat terampil melakukan, lancer mengucapkan mengerti, memahami, menyakini dan juga menghayati.
Bab 5   : Tanggung jawab pendidikan dalam Islam, tanggung jawab pendidikan diselenggarakan dengan kewajiban mendidik yang meliputu orangtua, guru dan masyarakat.
Bab 6   : Kemungkinan dan keterbatasan pendidikan, Batas Pendidikan, Pendidikan dimulai dengan pemeliharaan yang merupakan persiapan kearah pendidikan nyata,yaitu pada minggu dan bulan pertama seorang anak dilahirkan,sedangkan pendidikan yang sesungguhnya baru terjadi kemudian.Pendidikan dalam bentuk pemeliharaan adalah bersifat ”dresur” belum bersifat murni.Sebab pada pendidikan murni diperlukan adanya kesadaran mental dari si terdidik, pada pendidikan yang sesungguhnya diri anak dituntut harus bisa memahami apa yang dikehendaki poleh pemegang kewibawaan dan menyadari bahwa hal yang diajarkan adalah perlu baginya. Kemungkinan Keberhasilan Pendidikan, Seajuh manakah kemungkinan yang dapat dicapai oleh pendidikan pada diri seseorang tidak dapat dinyatakan dengan jelas. Kita hanya mungkin membicarakan tentang kemungkinan kemungkinan pendidikan secara umum. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa usaha pendidikan telah dapat mencapai sesuatu. Dalam kenyataan anak-anak terlantar yang tidak pernah menerima didikan senantiasa berbeda dari anak-anak yang telah menerima pendidikan. Dalam hal ini ada 2 aliran ekstrim yaitu aliran pesimisme dalam pendidikan dan Aliran optimisme dalam pendidikan.
Teori Konvergensi, Masih ada aliran yang disebut teori konvergensi,yang berpendapat bahwa pembawaan dan lingkungan sama pentingnya,kedua-duanya sama-sama berpengaruh. Pada manusia meski dalam keadaan pembawaan yang sama,pengaruh lingkungan itu dapat dibuktikan.Beberapa orang kembar yang ketika lahirnya sudah dapat ditentukan oleh tabib-tabib atau dokter bahwa pembawaan mereka sama,jika dibesarkan dalam lingkungan yang berlainan,maka akan berlainan pula perkembangan jiwanya.
Pandangan Islam Tentang Pengaruh Faktor Warisan dan Lingkungan Serta yang Dapat dicapai Manusia Melalui Pendidikan yaitu warisan dan lingkungan dan perubahan pada manusia
Bab 7   : Lingkungan pendidikan, Lingkungan dalam kegiatan pendidikan,kita melihat adanya unsur pergaulan dan unsur lingkungan yang keduanya tidak terpisahkan tetapi dapat dibedakan.Dalampegaulan tidak selalu berlangsung pendidikan walaupun didalamnya terdapat faktor-faktor yang berdaya guna untuk mendidik.Pergaulan merupakan unsur lingkungan yang turut serta mendidik seseorang. Pendidikan tidak serta merta hanya di lingkungan sekolah, adapun lingkuan di luar sekolah adalah keluarga, asrama, perkumpulan remaja dan lingkunan kerja. Namun dalam kedunya mempunyai perbedaan dalam setiap lingkunan yaitu suasana, tanggung jawab, kebebasab dan pergaulan.
Bab 8   : Unsur pendidikan yang dibahas disini adalah intuisi, pengertian pendidikan agama Islam, kedudukan bidang study pendidikan agama Islam, lembaga perguruan agama Islam dan kurikulum.
Intuisi berarti lembaga, lebaga pendidkan yang lazim kita kenal adalah keluarga, sekolah dan badan-badan masyarakat yang didalamnya terdapat agama Islam. Agama islam memiliki 3 pengertian dalam buku ini yaitu pengertian agama Islam, pengertian pendidikan agama menurut komite pembaharuan pendidikan nasional dan pengertian pendidikan agama Islam menurut direktoran pembinaan pendidikan agama Islam pada sekolah umum negeri. Pendidikan agama Islam memiliki kedudukan yang berbeda tergantung jenjang pendidikan yang sedang ditempuh, lembaga perguruan agama islam meliputi Madrasah Ibtidaiyah, Madrsah Tsanawiyah, Madrsah Aliyah, Madrasah Diniyah, Pendidikan Guru Agama, Pesantren dan Pergurun Tinggi Agama Islam. Untuk menjalani jenjang pendidikan tersebut dibuthkan kurikulum, kurikulum dapat dipandang  sutu progam pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai sejumlahtujuan pendidikan tertentu, yang di dalamnya ada komponen tujuan, isi dan organisasi/strategi.
D.    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU
·         KELEBIHAN BUKU
Buku ini menjelskan dengan rinci apa itu Ilmu Pendidikan Islam serta ruang lingkup yang ada di dalamnya. Terdapat transliterasi arab-latin, sehingga  lebih mudan dipahami oleh pembaca.
·         KEKURANGAN BUKU
Tidak terdapat daftar istilah, sehingga jika ada kata istilah yang kurang bisa dipahami harus melihat dari sumber lain. Penulisan daftar pustaka yang tidak sesuai dengan standar.

Komentar

Postingan Populer